Waktu yang terus berlalu membuatku harus bangkit dari masa lalu. Entah pada senja ke berapa akumulai hidup dalam kebenaran yang enggan diucapkan. Aku memang tak mahir bersandiwara. Tapi aku tau caranya berpura-pura, bahagia misalnya.
Ya...yang terpenting adalah bahagia. Terserah jika dengan berpura-pura bahagia adalah kebahagiaanku. Terserah jika membunuh bahagia adalah kebahagiaanku. Yang penting adalah kalian tau bahwa "Aku Bahagia" meski tidak dengan kenyataannya.
Bagaimana tidak ? Seandainya aku boleh berkata "hidup dalam keterpaksaan memang menyedihkan". Melakukan hal yang tidak ingin kamu lakukan itu hal yang biasa. Tapi apa kamu pernah merasakan saat kemauan berjalan dengan keterpaksaan. Hal yang seharusnya kamu impikan menjadi tidak ingin kamu lakukan.
Entahlah yang jelas aku percaya bahwa akan ada saatnya aku menjadi manusia paling beruntung. "there will be when i can laugh freely and you are the reason".
To : my parents
Did you know that mu spirit is you. Then, why do you make the hope slowly perish. I dont know if only i can feel it.
Wich obviously i will continue to smile in front of everyone and say " i am happy"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar