Kalau boleh memilih aku juga tidak ingin mempunyai rasa khawatir yang berlebihan seperti ini. Karena sejujurnya itu sangat menyiksa pikiran sendiri.
Rizki RS
Be a girl with a mind, a women with attitude, and a lady with a class
Rabu, 13 November 2024
Nothing
Boleh aku bertanya bagaimana rasanya menjadi penenang? berpura-pura tenang padahal pikiran sama-sama sedang terguncang.
I didn’t expect anything about my future, but Ya Allah take charge of my affair with Your kindness, and take care of me with Your mercy and generosity. I trust You 🙂
Thanks for giving me someone who fully supports me and cheers me from my breakdowns 🙂
Sista 🫶
Sekarang aku tau..
Seorang kakak juga banyak menyembunyikan luka namun tidak seberisik adiknya.
Maaf dan terima kasih selalu ada bahkan saat keadaan tidak baik-baik saja.
Kepeduliannya yang kadang tak terlihat dan rasa sayangnya yang bahkan tak pernah terungkap.
But i know, it's because she's care about me
Anxiet(y)
Lebih dari setahun yang lalu pernah di fase putus asa dengan segalanya. Ku kira hal itu akan berhenti dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu mencoba bangkit dan survive kembali.
Ternyata ada fase dimana memaksa makan sambil menangis karena takut sakit kambuh disaat diri kehilangan nafsu. Menahan diri agar tidak emosi dan melukai orang lain disaat mental sedang tidak baik-baik saja. Mencoba tetap tenang dan diam disaat amarah meluap dan melanda
Namun sejauh ini bangga sama diri sendiri karena sudah bertahan sampai detik ini. Definitely not fine but life must be lived. But thanks God for giving me a peaceful life 🙂
Jumat, 12 Mei 2023
Survive
Jumat, 27 Juli 2018
To : Iqlima Sy (my crazy friend)
Sabtu, 21 Juli 2018
Bertahan dengan sebuah alasan
Satu hal yang ingin aku tanyakan bukankah suatu tempat harusnya memberikan kenyamanan ? lantas bagaimana dengan peraturan peraturan yang memberatkan yang berujung membuat seseorang tak nyaman dan berakhir dengan sebuah kata kepergian ? mereka pergi bukan tanpa alasan hanya saja mereka tak ingin terlalu banyak berdebat dan membuat mereka penat hingga akhirnya memilih untuk beristirahat dengan alasan "aku sudah tidak kuat".
Coba bayangkan berapa banyak yang sudah mereka korbankan, meski tidak semuanya terlihat nyata didepan mata. Ada hati yang harus mereka jaga, ada perasaan orangtua yang harus mereka pikirkan kedepannya. Sejauh ini mereka bertahan itu sudah merupakan sebuah kebanggaan. Bagaimana tidak ? Mungkin kalian akan tau jika kalian pernah merasakan hidup dalam keterpaksaan mencoba mengontrol diri agar tidak kelewatan. Perlahan tapi pasti mencoba memperbaiki diri.